Uncategorized

Terkait Seteru AMF, RSM. PC NU Dan PD Muhammadiyah Soppeng Harap Keduanya Islah

652
×

Terkait Seteru AMF, RSM. PC NU Dan PD Muhammadiyah Soppeng Harap Keduanya Islah

Sebarkan artikel ini

Soppeng, Breaking Sulsel.co.id – Persoalan demi persoalan nyaris tak bisa disembunyikan ,semuanya di akses oleh masyarakat banyak, baik persoalan yang terselubung dengan tujuan kepentingan tertentu maupun sosial budaya dan politik lainnya.

Berlarut-larutnya persoalan antara Rsm  Kepala Bidang  Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng  dengan AMF Ketua DPRD Soppeng, memperlihatkan sebuah gejala sosial yang lebih dalam daripada sekadar konflik personal atau kelembagaan.

Pemuka agama yang menjabat Ketua PC NU Soppeng sekaligus sekretaris FKUB Ahmad, wardiman, S.Ag, M.Th.I, bersama Ketua PD Muhammadiyah Soppeng  Drs. Muh. Arsyad Makmur, MPd menyerukan pada kedua pihak untuk mengakhiri perseteruan yang kian berlarut di Kabupaten Soppeng Dia berharap semua pihak mau berdialog.

Keresahan ini menginspirasi media ini mewawancarai kedua tokoh agama ini di kediamanya masing masing rabu malam (13/1/2026), Intinya mereka  berharap ada pihak-pihak netral yang bisa menengahi permasalahan yang terjadi di Soppeng, Pihak netral yang dimaksudnya itu bisa dari tokoh masyarakat, tokoh budaya atau tokoh agama.

Ketua PC NU Soppeng sekaligus sekretaris FKUB Ahmad, wardiman, S.Ag, M.Th.I mengatakan. Membaca dari berbagai media sosial perseteruan antara AMF dan RSM ini perlu secepatnya diselesaikan dengan cara musyawarah prinsip islah (perdamaian) dalam Islam selalu dianjurkan untuk menyelesaikan konflik dan menghindari fitnah (dalam arti luas, kekacauan, cobaan, atau gosip). Ulama kontemporer juga sering menyerukan islah melalui musyawarah untuk memperkuat persatuan umat dan meredakan ketegangan ujarnya.

Ditempat terpisah Ketua PD Muhammadiyah Soppeng  Drs. Muh. Arsyad Makmur, MPd mengatakan. Dari kejadian ini menjadi pembelajaran pentingnya yang dikatakan komunikasi, perlunya Peristiwa ini seolah menyingkap krisis Tomatowa atau orang tua panutan atau figur penengah yang dalam tradisi masyarakat Soppeng dahulu berperan penting menyelesaikan persoalan sebelum ia membesar dan jatuh ke ranah hukum positif atau ditangani aparat penegak hukum tuturnya.

Sumber lain dari kalangan masyarakat yang merasa mengalami  keresahan dan bahkan bakal terjadi “kegaduhan” meminta Tokoh Agama ,Tokoh Politik Sosial dan  Budaya,tokoh masyarakat dan tokoh Pemuda duduk bersama  mencari solusi  yang terbaik demi menyelamatkan nama baik Soppeng yang tercipta selama ini. (Rano/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page