Breaking sulsel.co.id, Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Perum BULOG Kancab Soppeng fokus meningkatkan penyerapan gabah dan beras petani di tahun 2026, terutama pada musim panen untuk swasembada pangan. Rapat koordinasi telah dilakukan 16 Maret 2026 bertempat aula gabungan dinas Pemkab Soppeng, untuk mengunci strategi pengadaan agar harga gabah petani tetap stabil.
Pimpinan rapat dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE. Arahan Bupati Soppeng memastikan harga gabah petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500/kg, melindungi petani dari penurunan harga saat panen raya, memutus rantai distribusi panjang yang berpotensi menekan harga gabah di tingkat petani.
Bupati Soppeng menegaskan tidak boleh ada potongan harga maupun kecurangan timbangan yang merugikan petani. Memperkuat koordinasi antara: Bulog, Babinsa, Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian, Kelompok tani dan mitra penggilingan padi ujarnya.
Peran Pemerintah Kabupaten Soppeng Mengkoordinasikan dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan SERGAP. Menyediakan data produksi secara akurat meliputi: Luas tanam, Perkiraan panen, Lokasi panen, Estimasi produksi gabah paparnya.

Tujuan Kegiatan dimaksud.
Menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung Program Serap Gabah Petani (SERGAP). Mengantisipasi peningkatan masa panen menjelang Hari Raya Idul Fitri, Mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di sektor ketahanan pangan.
Tantangan Pelaksanaan SERGAP
Potensi turunnya harga gabah saat panen raya.
Petani menjual gabah ke tengkulak karena pembayaran lebih cepat, Keterbatasan kapasitas gudang Bulog. Kualitas gabah yang belum memenuhi standar. Koordinasi antara petani dan Bulog yang masih perlu ditingkatkan.
Arahan Strategis Pemkab Soppeng Memastikan gabah petani Soppeng terserap sesuai HPP.
Memperkuat koordinasi antara Dinas TPHPKP, Bulog, penyuluh pertanian dan Babinsa.
Melakukan pendataan panen secara real time.
Mendorong kelompok tani menjual gabah langsung ke Bulog.
Dukungan TNI
Disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 1423/Soppeng Lettu Inf. Rusdi: TNI siap mendukung pemerintah daerah dalam program ketahanan pangan. Keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas membantu pemerintah sesuai ketentuan undang-undang.Mengingatkan mitra agar tidak melakukan kecurangan dalam penimbangan gabah.
Penjelasan Bulog
Disampaikan oleh Kepala Bulog Soppeng Abd. Halim Sarro: Pertemuan juga menjadi forum diskusi mencari solusi kendala serap gabah.
Bulog akan memperketat administrasi penyerapan gabah.Penyerapan gabah harus disertai verifikasi dan tanda tangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).Tanpa verifikasi PPL, pembayaran gabah tidak akan diproses.
Peserta Kegiatan
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng,
Pimpinan Cabang Bulog Soppeng, Camat se-Kabupaten Soppeng, Ketua Perpadi Kabupaten Soppeng, Danramil se-Kabupaten Soppeng, Koordinator BPP Kecamatan, Penyuluh pertanian, Kepala desa dan lurah, Mitra Bulog, Ketua Gapoktan se-Kabupaten Soppeng.
Harapan
Program SERGAP dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Kabupaten Soppeng diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai daerah penyangga stok beras nasional.(Humas Pemkab Soppeng/**)












