Andi Marianna. Vaksinasi Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Dorong Optimalisasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Soppeng, Breaking SulSel.Co.Id — Pandemi Covid-19 menyebabkan anak-anak Indonesia sudah terkunci selama hampir dua tahun dan terpaksa harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari rumah. Akibatnya banyak terjadi penurunan capaian hasil belajar pada anak-anak. Oleh karena itu pemerintah ingin agar segera terjadi pemulihan pembelajaran dengan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka secara langsung.

Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun hasil rangkaian vaksin anak anak Sekolah Dasar dan menengah pada Jumat, 28 Januari 202. Pelaksanaan vaksinasi yang terus digencarkan oleh UPTD Puskesmas Cangadi Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng.

Kepala UPTD Puskesmas Cangadi Hj. Andi Marianna saat dikonfirmasi oleh Kontributor Breaking SulSel mengatakan. vaksinasi memang tidak menjadi syarat untuk penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, tetapi vaksinasi mendukung keamanan dan keselamatan anak-anak agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik secara langsung di sekolah. “walaupun bukan menjadi syarat pembelajaran untuk pembelajaran tatap muka terbatas, vaksinasi ini adalah modal besar kita untuk menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran tatap muka tersebut. Jadi ini mohon menjadikan pemahaman kita bersama serta mohon dukungan kepada semua pihak agar proses vaksinasi ini berjalan dengan baik,” ujar Andi Marianna.

Kepala UPTD Puskesmas Cangadi Hj. Andi Marianna mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada orang tua anak anak yang usai di vaksin, yang telah mendukung dan mengawal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk siswa usia 6 sampai 11 tahun. Ia menuturkan, usia 6 s.d. 11 tahun merupakan usia anak jenjang sekolah dasar (SD) di mana jumlah peserta didik SD di seluruh Indonesia mencapai lebih dari 25 juta anak.

“Kegiatan vaksinasi ini merupakan jawaban kepada masyarakat, agar para orang tua tidak ragu lagi dan menjadi lebih semangat memberikan izin agar putra-putrinya bisa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas,” kata Andi Marianna. Ia mengajak masyarakat agar tetap optimistis dengan vaksinasi untuk anak-anak karena ini bagian dari pemenuhan hak kesehatan anak. “Ini adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh anak agar bisa menghindarkan anak-anak kita dari terpapar virus corona, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Diketahui pemberian vaksin hari ini 32 Dosis satu, Dosis dua 13, anak sekolah 28 siswa (Erwin Goval/Redaksi)

Breakingsulsel soppeng

Read Previous

PRA MUSRENBANG TAHUN 2022 UNTUK PEMBANGUNAN 2023 KELURAHAN APPANANG

Read Next

Usai Pra Musrenbang Kelurahan Appanang Ketua LPMK Tinjau Langsung Usulan Warga