114 KPM Desa Watu Toa Terima BLT – DD

Soppeng Breaking SulSel.Co.Id — KPM yang menerima BLT Desa setidaknya harus memenuhi kriteria keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan, serta bukan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, Bantuan Sosial Tunai, dan bantuan sosial lainnya dari pemerintah.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melanjutkan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa pada 2021. BLT Desa diberikan sebesar Rp 300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “BLT Desa diberikan sebesar Rp 300.000 per bulan untuk setiap KPM mulai mulai Januari hingga Desember 2021,”.
Sekaitan hal tersebut melalui Pemerintah Desa Watu Toa Kembali salurkan Batuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD)  kepada masyarakat terdampak COVID-19 bertempat di Kantor Desa Watu Toa, Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng.Kamis (22/04/2021).
Kepala Desa Watu Toa, Hj.Andi Nirma mengungkapkan, untuk penerima BLT DD sebanyak 114 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diserahkan secara bertahap dan masing-masing menerima Rp 300 ribu perbulan selama 12 bulan (1 tahun), yang dialokasikan dari DD tahun 2021 berjumlah 114 Keluarga Penerima Manfaat (KPM-red).

“Bagi penerima KPM, diharapkan mampu menggunakan bantuan dari DD ini dengan sebaik baiknya sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi di saat bulan puasa dan dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini,” pesannya.

Dikatakan Hj.Andi Nirma, di saat ini semua umat muslim sedang melaksanakan ibadah puasa ramadhan. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat nya untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Sehingga kita semua dapat mengimplementasikan desa ini menjadi desa yang baldatun toyibatun warobun ghopur. Mudah-mudahan pandemi ini cepet berlalu sehingga kita semua dapat melaksanakan kegiatan seperti sedia kala,” tukasnya.

” Dengan bantuan BLT DD ini setidaknya dimasa pandemi COVID-19 kebutuhan masyarakat sedikit teratasi.” terang Andi Nirma.
Kegiatan ini dihadiri Bhanbinkamtibmas Aipda Nursan, Babinsa Serda Hamza Muhammad, Sekdes Watu Toa, Hariadi Aska, P3MD Sutri S.Si, Panitia Asmia dan Herawati. (Redaksi)

breaking sulsel

Read Previous

Alfred. LPKN Soppeng Fokus Lebarkan Sayap

Read Next

Berawal dari Mimpi, Jumaldi Bakri Sulap Mattabulu Jadi Desa Wisata