60 Anggota KPPS Kelurahan Labessi Di Rapid Tes Hasilnya, 3 Orang Reaktif

Keterangan Gambar : Kepala Puskesmas Kecamatan Marioriwawo Maesara Kadir,SKM

 

Soppeng Breaking SulSel.Co.Id — Aturan maupun perundang undangan yang mengharuskan bagi penyelenggara mulai dari KPU, PPK,PPS  mewajibkan seluruh petugas KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) rapid test Covid-19 sebelum bertugas pada pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang. Hal itu untuk mencegah terbentuknya klaster baru.

KPU telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan Satuan Gugus Tugas Covid-19 setempat dalam hal fasilitasi pemeriksaan tes cepat kepada petugas KPPS. Ini sebagai salah satu ikhtiar kita untuk memastikan bahwa pemilih pada saat ke Tempat Pemungutan Suara, terhindar dari hal-hal yang sifatnya bisa tertular Covid-19.

Melalui momemtum itu sebanyak 60 orang tenaga KPPS Kelurahan Labessi dan Desa Mario rilau Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng Selasa, (10/11/2020) telah melalui prosedur pemeriksaan Rapid Tes di Puskesmas Marioriwawo hasilnya, 3 orang dari petugas KPPS Kelurahan Labessi Reaktif selanjutnya ketiga orang tersebut direkomendasikan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke Labkesda Kabupaten Soppeng untuk di uji Tes Swab.

Kepala Puskesmas Kecamatan Marioriwawo ditemui oleh pewarta Breaking SulSel Maesara Kadir,SKM mengatakan. Bahwa ke 60 orang petugas KPPS sebagaimana prosedur yang ada kesemuanya telah kami Rapid Tes hasilnya ada 3 orang petugas KPPS yang dinyatakan reaktif ini telah kami rekomendasikan ke Labkesda Kabupaten untuk melalui pemeriksaan lebih lanjut dan bahkan siapapun yang kami periksa disini (Puskesmas Marioriwawo-red) jika reaktif tetap akan kami rekomendasikan ke labkesda kabupaten untuk di Swab ujarnya singkat.

Di tempat terpisah Komisioner PPK Kecamatan Marioriwawo Islah membenarkan bahwa ada 3 orang petugas PPK yang dinyatakan reaktif dari kelurahan Labessi kami tinggal menunggu hasilnya dari labkesda kabupaten setelah di Swab jika ternyata yang bersangkutan dinyatakan positif tentunya hal ini  akan kami koordinasikan lebih lanjut kepada atasan kami yang ada di kabupaten (KPUD Soppeng) pungkasnya.

Sementara Ketua Panwas Kecamatan Marioriwawo Nurjanna yang dikonfirmasi oleh pewarta mengaku belum mengetahui sama sekali akan adanya pemeriksaan Rafid oleh petugas KPPS hal ini kami ketahui setelah dikonfirmasi begitupun jadwalnya juga baru kami diberi setelah kami memintanya di PPK dalam artian kami baru tahu ujarnya ringkas. (Sanusi Muda/ Redaksi)

 

breaking sulsel

Read Previous

FUIB Sulsel AKSI SERUKAN BOIKOT PRODUK PRANCIS.

Read Next

Kadis P3AP2KB. 13 Kampung KB Gelar Pertemuan Ketahanan Berbasis Kelompok